Era perkembangan internet terus bertumbuh, apalagi wilayah indonesia dengan jaringan 4G sudah lebih merata dibandingkan tahun sebelumnya. Sudah tidak asing lagi, sekarang era sosial media menjadi bagian dari keseharian baik itu kita secara personal hingga sebuah bisnis. Hanya saja, tidak semua memahami bahwa betapa potensialnya sebuah akun sosial media dari handphone yang kita gunakan tersebut untuk pemasaran. Secara sederhana, pengertian dari sosial media marketing merupakan sebuah proses pemasaran berbasis internet yang menggunakan sosial media, sehingga ruang lingkup dari sosial media marketing adalah bergantung dengan platform sosial media seperti : facebook, instagram, tiktok etc.
Kita sering mendapatkan informasi, kabar terbaru, tentu lebih mudah menggunakan handphone kita, seperti posting terbaru dari akun instagram seseorang, story, hingga tik-tok. Hanya saja, kadang kita menggunakan sosial media hanya untuk mengisi waktu atau melihat aktivitas orang lain. Padahal, potensi sosial media jauh lebih besar dari itu, bagaimana itu terjadi?
Sekarang, pemasaran terus berkembang dari mulai hanya melalui televisi, brosur, berpindah dari personal to personal device, yang mana tidak lain adalah handphone yang kita bawa. Pemasaran menggunakan personal device, akan lebih mudah untuk dikomunikasikan, khususnya untuk mereka yang aktif menggunakan sosial media berbasis handphone. Kita dengan mudah untuk membuat sebuah postingan, membuat sebuah tulisan kata / caption, lalu mempostingnya dengan cepat. Orang-orang dengan bebas bisa melihat postingan kita, menyukai, menyimpan, atau mungkin membagikan ulang. Pertanyaanya, bagaimana agar kita bisa memiliki penggemar dan mereka juga suka membagikan postingan kita?
Buat sesuatu posting yang bermanfaat,..
Pemasaran personalize, mengedepankan hubungan personal to personal, memang terdengar asing bagi orang-orang yang terbiasa bersosialisasi langsung bertatap muka, namun era sosial media membentuk sebuah persepsi bahwa reaction, comment dan juga activitas dalam sebuah sosial hampir disamakan dengan didunia nyata. Mereka akan suka dengan banyaknya orang yang suka dengan posting mereka, melihat sesuatu yang indah, hingga mereka tidak ragu untuk membagikan sebuah informasi yang mana itu bisa menjadi informasi untuk yang lainnya. Pada dasarnya sebuah komunitas, ingin menjadi bagian dari hal penting. Sosial media membantu hal tersebut, sehingga ketika kita mulai membangun sebuah sosial media, langkah termudah adalah memposisikan kita bukan sebagai orang yang menggunakan hanya untuk melihat diri sendiri / selfies. Tapi, posisikan diri kita sebagai gives, dimana kita hidup dimasyarakat, apa yang kita akan coba bantu bagikan, apa hal yang bermanfaat yang mungkin bisa dilihat/digunakan oleh mereka.
Sedangkan, pemasaran berbasis sosial media pada dasarnya membantu kita lebih fokus kepada, bagaimana kita bisa memberikan manfaat dari apa yang ada disosial media, jika mereka merasa itu bermanfaat mereka akan otomatis akan membagikannya.
Sebagai contoh, didunia sosial media ada jutaan milyar pengguna, darimana saja datang dan pergi setiap detiknya. Tugas kita adalah mengambil 1 bagian saja, apa yang akan kita bahas dalam porsi yang kita tahu dan pahami. Fokus awal adalah membagikan sesuatu, jika sesuatu itu bermanfaat disitulah akan terus berjalan.
Misalnya, ada banyak orang mengalami kesulitan bagaimana cara melakukan suatu hal, lalu kita bisa melakukan caranya. Kita bisa buat sebuah akun, dimana fokusnya untuk membantu mereka untuk bisa melakukannya, jika apa yang kita bagikan bermanfaat untuk mereka, tentu mereka juga akan merekomendasikan itu kepada rekan yang lainnya. Karena pada dasarnya, sosial ingin membagikan sesuatu solusi dari orang-orang yang punya masalah yang sama.
Lalu, bagaimana jika ingin membangun sosial media bagi bisnis atau brand? Silahkan Konsultasi : 0812-8000-2125 KODE : SMM
