Bagaimana jadinya kalau praktik paid advertising dan brand marketing disatukan? Performance based marketing adalah jawabannya.
Performance Marketing adalah sebuah istilah yang mengacu pada metode dimana pemasar membayar perusahaan atau platform tertentu untuk menjalankan kampanye pemasaran, dalam kasus ini bisa jadi bisnis atau brand anda membayar Temanmedia untuk menjalankan pemasaran brand anda.
Perusahaan yang dibayar wajib memberikan hasil positif atau performance, seperti laporan jumlah klik atau angka konversi pelanggan yang sesuai dengan target yang ditentukan dalam hal ini KPI (key performance indicator) yang telah disepakati.
Jenis marketing ini digunakan secara khusus untuk mendorong, melacak dan mengukur tindakan user, sambil mengaitkan ROI dari setiap aset, kampanye, atau aktivitas perusahaan.
APA SAJA TARGET KAMPANYE YANG PALING UMUM DALAM PERFORMANCE MARKETING?
A. COST PER CLICK : pengiklan membayar penyedia jasa setiap adanya klik iklan yang mengarah ke sebuah landing page yang sudah ditentukan.
B. COST PER LEAD : pengiklan akan membayar setiap ada pengguna yang tertarik dan bersedia mengisi formulir pendaftaran dari iklan.
C. COST PER X : pengiklan membayar ketika ada tindakan lain seperti download aplikasi, upsell dalam aplikasi, dan lainnya.
D. COST PER SALES : Pengiklan membayar penyedia jasa setiap adanya transaksi / penjualan dari iklan.
LALU, BAGAIMANA SAYA MEMULAI PERFORMANCE MARKETING?
Kurang lebih berikut untuk Flownya :
- DEFINE YOUR GOALS AND OBJECTIVE CAMPAIGN
- DETERMINE YOUR CHANNELS
- CREATE A CAMPAIGN WITH MESSAGING
- EXECUTE YOUR CAMPAIGN
- GATHER AND ANALYZE DATA
- OPTIMIZE, RINSE, EVALUATION, REPEAT
Sehingga dapat disimpulkan bahwa seperti namanya, performance marketing adalah praktik pemasaran yang didasarkan pada performance pemasaran online dan apa yang dihasilkan perusahaan.
Channel apa yang paling sesuai dengan brand anda untuk menjalankan performance marketing?
source : marketingcommunity
